Rahasia Hati


biarlah kusimpan sampai nanti aku kan ada disana.
             tenanglah dirimu dalam kedamaian ingatlah cintaku... kau tak terlihat lagi namun cintamu abadi...

(Mengenangmu-Kerispatih)

     "Heh! Bengong aja lo," ujar Putri menepuk pundak Bisma dari belakang.
"Eh! Elo put," sahut Bisma sedikit terkejut.
"Lagi mikirin apa,  sih? Jam istirahat buannya ke kantin, malah bengong di kelas. Nan kesurupan , loh!" canda Putri duduk di bangku sebelah Bisma.
     "Gue masih gak habis pikir. Ada gitu, cewek yang setia ngirim puisi lewat sms ke gue setiap hari, selama 5 tahun! li-ma-ta-hun!" jelas Bisma menoleh ke Putri dengan wajah keheranan.
    "Oh... elo lagi mikirin si pengagum rahasia elo itu,toh!" ujar Putri. Bisma mengangguk.
   "Seharusnya lo bersyukur, Bis.karena gak semua orang punya pengagum rahasia.
   "Iya, sih. Tapi nih cewek bikin gue penasaran stengah mati! Masalahnya kalo dia emang suka sama gue, janji ketemuan aja langsung. Ini mah, gak. Setiap gue telpon balik, tuh nomer hape selalu gak aktif. Gue sms, gak pernah dibales. Aneh gak, tuh!" Bisma dongkol lalu berpikir sejenak. "Apa... jangan-jangan ini sms dari hantu?" Bisma mendadakparno.
     "Halahh! Percaya aja lo sama yang begituan. Lagi  mana ada hantu yang bisa pake hape! Payah lo, ah!" bantah Putri menempeleng kepala Bisma.
     "Udah, gak usah terlalu dipikirin, nanti cepet tumbuh uban, lho. Gue balik ke kelas dulu, yah?" ujar Putri yang saat itu berada di kelas Bisma (3 IPS 2).
    "Put" panggil Bisma sesaat Putri beranjak keluar dari pintu kelas 3 IPS 2.
    "Apa?" Putri menoleh.
   "Pulang sekolah, nanti kita makan di warung tenda Pak Teddy, yah?"
   "Siap, Bos!" sahut Putri menghormati, lalu berlari menuju kelasnya (3 IPA 1). Bisma lalu tersenyum melihat tingkah Putri yang setiap hari selalu riang penuh semangat. Hal itulah yang membuat Bisma merasa senang berteman dengan Putri sejak SMP sampai sekarang mereka SMA.
   Di warung tenda Pak Teddy, Tempat makan favorit Bisma dan Putri, di blok S, bilangan Jakarta Selatan.
    "Put, nanti kalo kita lulu SMA. Kita satu kampus, yah?" ujar Bisma di sela-sela makan.
    "Ehm... gak janji yah, Bis. Soalnya gue belum tentu kuliah," sahut Putri sambil mengunyah kuetwiaw gorenganya.
    "Lho? Katanya ulus SMA elo mau kuliah?"
    "Iya sih, tapi kan rencana gue, Tapi kalo Tuhan ngasih gue kerjaan pas gue lulus SMA. Yah, gue milih kerja, Ketimbang kuliah. Gue mau bantu nyokap biayain adek gue. Kan elo tau kalo bokap gue udah gak ada," terang Putri. Bisma mengangguk prihatin.
    "Tpi kalo lo jadi kuliah, kita satu kampus, yah."
    "memamng lo gak bosen? Dari SMP sampe SMA bareng sama gue terus?"
    "Yah, gak lah, justru gue seneng?"
    "Gak selamanya gue bisabareng sama l, bis," Ujar Putri
    "Iya, Gue tau. Suatu saat, kalo lo atau gue udah nikah. Saat itu kita udah punya temen hidup masing-masing. Itu kan maksud lo, Tapi itukan masih lama. Gue yakin, elo belum mau cepet-cepet nikah," ujar Bisma. Putri hanya tersenyum. 'O iya, Put! tadi waktu di kelas, gue dapat sms dari cewek misterus itu lagi."
   "Serius elo?" Putri menanggapi dengan atusias.
    "Serius, kali ini dia sms kayak gini ke gue." Bisma segera membuka sms itu dan mulai membacanya. "Saat siang menjelang, bagiku kau adalah matahari yang memberikan secerah cahaya penyemangat, dan saat malam datang, bagiku kau adalah bintang yang memberikan kerlip harapan dalam kesunyianku di sepanjang malam.
  "Wah! Bagus banget tuh kata-katanya! Gue minta dong,dong!" sergap Putri menagmbil hape Bisma.
  "Stress tuh cewek! Masa selama lima tahun. Dia cuma ngasih identitas jenis kelamin doang! Sok misterius banget!" pekik Bisma kesal.
"Memamngnya... elo gak curiga sama Laras dan Nadia. Kan mereka dari SMP satu sekolah sama kita. Kalo memang sms ini mulai dari semenjak SMP, mereka patut dicurigain," selidik Putri.
   "Terutama Laras, elo kan tau kalo dari SMP dia suka sama elo. Tapi elonya aja yang cuekin dia.
   "Iya sih,' pikir Bisma. 'Tpi kalo memang cewek pecicilan model mereka. Justru gue berharap sms ini dari Febry, cewek manis yang tinggal di sebeblah rumah gue itu. Dia juga kan udah hampir lima tahun tetanggaan sama gue. Kali aja, diem-diem dia memendam perasaan suka ke gue," tebak Bisma sedikit narsis.
    "Huhh, ngarep!" ketus Putri
    "Gak alah juga, kan?" Putri hanya tersenyum tipis dan kembali menyantap kuetiaw girengnya. Begitu juga Bisma.
                                                                         ****
        "Huhf! Telat lagi! Telat lagi!" gerutu Putri yang berdiri di Halte Green Garden, bilangan Jakarta Barat, tempat biasa dia berangkat bersama Bisma ke sekolah.
         "Maaf deh, soalnya tadi ban motor gue bocor. Jadi mesti ditambel dulu," ujar Bisma memberi senyuman garing. Putri hanya mendelik, dan segera naik ke boncengan jok belakang motor Bisma.
        "Bis...,"ujar Putri di perjalanan.
        "Yp."
        "Besok kan hari libur. Kita ke puncak, Yuk? Mau gak?"
        "Wah, Boleh-boleh. Kebetulan besok mobil gak kepake bokap. Jadi kita ke sana bisa pake mobil>"
        "Bener, nih?"
        "Iya bener. Tapi kok tiba)tiba elo mau ke puncak sih, Put?"
        "Yah... Gue penegen menghirup udara segar aja. Mau pergi ke suatu  tempay yang suasananya nyaman dan tentram."
       "Oh, oke. Kalo gitu, besok gue jemput lo jam 9 pagi, oke?"
       "Oke, Say!" jawab Putri semangat.
       "Say??" Bisma mengernyit.
       "Sayur lodeh," celetuk Putri. Bisma lalu tertawa terpinkal
.
                                                                ****
     "Bis, nyetir mobilnya yang fokus, dong! Dari tadi gue perhatiin, elo ngeliat ke hape terus," gerutu Putri di tengah perjalanan menuju puncak.
    "Iya tenang aja. Heran. tumben banget tuh cewek misterius kemarin gak sms gue. Biasanya juga tiap hati dia sms gue," ujar Bisma.
    "Wah kayaknya elo udah mulai jatuh cinta sama cewek misterius itu," lirik Putri.
    "Ah, ada-ada aja lo! Gak mungkinlah, gue jatuh cinta sama cewek yang gak gue kenal!" bantah Bisma
    "Buktinya lo sekarang mikirin dia."
    "Yah... bukannya gitu, Mungkin karena gue setiap hari dapet sms dari dia, terasa ada yang janggal aja," jelas Bisma. Putri lalu tersenyum sendiri di bangku. :kenapa lo senyum0senyum? Nggak lucu, tau gak!" ketus Bisma yang merasa senyuman Putri bermaksud menyindirnya.
     "Hahaha.... sahabat gue, fallin in love sama cewek misterius," Putri tertawa geli.
    "Yee... dibilang gue gak jatuh cinta! Uhh!" Bisma tiba-tiba terdiam. Kali ini dia memandang wajah Putri lekat-lekat. "Put, tumben rambut lo dikuncir?"
    "Lagi pengen aja. Mmemang kenapa?" Putri menoleh.
   "Tambah keliatan cantik," jawab Bisma masih memandang. Putri jadi salah tingkah.
   sesampainya di puncak. Hari sudah menjelang malam. Bisma dan Putri segera keluar dari mobil, mereka tak sabar ingin menghirup udara sejuk Puncak. Dengan pelan Bisma dan Putri menghela nafasnya, menikmati sepoian angin malam Puncak yang terasa begitu sejuk di rongga dada.
    "Thank's ya, Bis. lo udah mau nemenin gue ke puncak. Gue janji gak bakalan ngerepotin lo lagi," ujar Putri menatap Bisma.
    "Ngmong apaan sih, lo. gue gak ngerasa direpotin, kok!" sahut Bisma. Putri tersenyu.
    "Eh, liat!" Putri menunjuk ke angkasa. Bisma pun menengok ke atas. Indah banget yah!"ujar Putri terpesona.
    iya, bintangnya banyak!" sahut Bisma sumringah. 
    Suasana bersama pun hening, Bisma dan Putri terhanyut bersama memandang kumpulan gugusan di angkasa malam itu.
                                                         *****

      Teng Teng! Teeeeeng!
      Bel pertanda istirahat berdering nyaring.
Seluruh siswa SMA Cahaya Bangsa mulai keluar dari kelas mereka dan menyebar ke setiap penjuru lingkungan sekolah. Begitu juga Bisma yang berjalan menuju kelas 3 IPA 1, menemui Putri. Namun, sesampainya didepan kelas 3 IPA 1, Bisma tidak mendapati keberadaan Putri. Saat tadi berangkat ekolah Bisma memang tidak datang bersama Putri. Karena Putri tak kunjung muncul di halte, tempat biasa mereka bertemu hingga jarum jam pukul setengah tujuh pagi. Waktu yang telah mereka sepakati untuk selalu berangkat bersama dari halte green garden. Bisma berkali0kali menelpon Putri, tapi hape Putri tidak aktif.
      "yan, Putri asuk gak?" tanya Bisma ke salah satu teman sekelas Putri.
      "Gak, ko' . Biasa juga berangkat bareng sama elo?"
      "Iya sih. Tapi hari ini gue gak berangkat bareng dia. Oke, deh Thanks yah," ujar Bisma lalu berjalan menuju kantin. Di sana,  Bisma tidak bisa menikmati soto ayamnya, dia termenung memikirkan Putri yang hari ini sama sekali tidaj memberikan kabar kepadanya. Karena biasanya kalu pun Putri tidaj masuk sekolah, Putri pasti akan memberitahu Bisma sebelumnya.
    Keesokan harinya pun sama. Hingga jarum jam tangan Bisma menunjukan jam setengah tujuh  pagi, Putri tak kunjung muncuk di halte tempat biasa dia menunggu. Putri kembali tidak masuk sekolah, dan tidak memberikan kabar kepada Bisma, A\ataupun wali kelasnya. Bisma jadi bingung. Krena semenjak pulang dari puncak Putri tak lagi memberi kabar, hapenya pun tidak aktif.
   Sepulang sekolah, Bisma ke rumah Putri. Bisma benar-benar ingin tahu kabar Putri.
      "Permisi!" seru Bisma sambil mengetuk-ngetuk gerbang rumah Putri. Tak lama kemudian Mbok Ina, pembantu rumah tangga di rumah Putri, Keluardari dalam rumah dan segera menghampiri Bisma.
    "Eh, Mas Bisma," sapa Mbok Ina yang telah mengenal Bisma dengan baik
    "Selamat siang, Mbok. Putrinya ada?"
    "Lho? Memang Ma Bisma ndak tau? Kalo Mbak Putri sekarang di rumah sakit?" tanya Mbok Ina dengan logat jawanya yang medok.
"Di rumah sakit?!" Bisma mengernyit. "Memang Putri sakit apa, Mbok?"
     "Gimana, toh? Mas Bisma kan teman dekatnya mbak Putri. Masa ndak tau kalo mbak Putri punya penyakit kanker otak,"terang mbok ina.
      "Kanker otak?!" Bisma sontak terkejut. Benar-benar tekejut. Karena selama ini, Putri tidak pernah menceritakan tentang penyakit itu.
      "Enggeh. Kemarin malem , Tnate Dwi (Mamahnya Putri) melihat mbak Putri pingsan di kamar, terus mbak Putri langsung di bawa ke rumah sakit. Kalo mbok ndak salah, hari ini mbak putri akan di operasi, karena keadaannya semakin kritis." terang mbok ina prihatiin.
    "Sekarang puti ada di rumah sakit mana,tanya Bisma begtitu khawatir.
    "Di rumah sakit siloam,kebon jeruk."
     "Maksih mbok," ujar Bisma segera pergi dengan motornya, menuju rumah sakit.
      Sesampainya di rumah sakit siloam, Bisma segera menanyakan letak ruang operasi kepada karyawan UGD. stelah di beri tahu. Bisma pun bergegas pergi menuju ruang operasi. Di sana, Bisma melihat tante dan Dimas(adik putri) saling berpelukan. Bisma terus berjalan mendekat. Tante Dwi menoleh dengan mata berlinang, seiring suster yang keluar dari ruang operasi , membawa tubuh seorang yang di selimuti kain putih takberdaya di tempat tidur operasi. Bisma berhenti melangkah, dan sekali lagi menatap Tante Dwi, dan bisa menerka siapa seseorang yang ada di balik kain putih itu. Tubuh Bisma langsung goyah dan hanya bisa menangis sesugukkn , dadanya terasa begitu terasa sesak, Air matanya mengucur deras bersama suara tangisnya yang begitu pilu.
      "Kenapa lo harus pergi secepat ini, Put? Kenapa lo gak unngu gue? Kenapa lo gak ngasih  waktu sedikit lagi buat gue, menyatakan perasaan gue yang sebenarnya ke elo?" kata Bisma dalam hati sambil terus menangis sesugukkan. Tante Dwi pun menghampiri Bisma.
     "Putri menitipkan ini buat kamu?" ujar tante dwi memberikan selembar kertas. Bisma pun menerimanya, dan segera membaca tulisan yang ada di dalam kertas itu.

To: Bisma Karisma
     
         Maaf, karena telah merahasiakan semua ini dari elo, Tentang penyakit ini yang dan menjadi cewek misterius yang selama lima tahun setia mengirim sms puisi setiap hari buat elo. tapi sama sekali gak ada maksud gue buat memepermainkan elo, ko' Demi Tuhan!
        Tujuh tahun yang lalu, saat gue tau kalo gue mengidap penyakit kanker otak,gue selalu berdoa agar gue bisa merasakan jatuh cinta sebelum gue mati dan ternyata tuhan mendengar doa gue. Gue dipertemukan dengan cowok yang bisa membuat gue jatuh cinta pada pandangan pertama. Cowok itu elo, Bisma.
      Tapi, gue tahu gue gak aka lama. Krena itu, gue memilih untuk sekedar menjadi sahabat lo, dan hanya bisa mengungkapkan semua perasaan cinta gue lewat sms puisi. Mungkin buat elo konyol. Tapi, memang cuma ini cara gue menyatakan persaan gue ke elo. Semoga elo mau mengerti.
     Terima kasih, karena lo telah mewarnai hari-hari gue selama lima tahun dan gue bahagia. Kalo sampai nafas terakhir, gue masih bisa tersenyum. Itu karena gue lagi ingat elo. Buat gue semua terasa indah saat bersama elo. Karena gue cinta elo, bis.
     Buat gue elo cinta pertama dan terakhir gue...
Bisma Karisma ^_^

         Setelah membaca surat itu, Bisma dapat tersenyum lega. Walawpun air matanya masih terus tercurah. Karena bagi Bisma, surat itu telah menjawab semua perasaan cinta yang telah diucapkan selama ini pada Putri. Bahwa ternyata Putri juga mencintainya.
                                                          



Putri Dwi Handayani
@putridwiputri
MTsN AL-IHSAN
 Tangerang selatan (Pamulang)

80 komentar:

  1. keren banget ini cerpennya sumpah,,bacanya sambil nangis juga..
    nyesek bgt yang tadinya masih senang2 ternyata udh ga ada.. salut deh :)

    BalasHapus
  2. so sweet,.. :'(
    gila ga nyangka klo endingnya sad story g2,.
    ga bisa ngebayangin wajah mamang yg sedih n nangis pula,.....aaaaaaaaaahhh..ga tega!

    BalasHapus
  3. Lagi" nanggis lagi,,,
    dan dh w salut sm cerpen na,,,

    BalasHapus
  4. parah seru banget ceritanya , endingnya bikin ga bisa nahan air mata :')

    BalasHapus
  5. irene laksmi iryanti31 Januari 2011 01.32

    keren bangeet :')

    BalasHapus
  6. gila keren banget :D hampir nangis sedih gitu :')

    BalasHapus
  7. keren!
    jago bgt bkin cerpennya. :)

    BalasHapus
  8. buad nangissss.....

    BalasHapus
  9. woowww....
    bgus skali crita ini....
    i like it...
    salam CENAT CENUT
    I HEART YOU

    BalasHapus
  10. rianadwinandita6 Februari 2011 00.10

    bikin nagis :'(

    BalasHapus
  11. aduchh tiba2 abies bca ny cerpen w langsung nangis...
    co cweet bgt!

    BalasHapus
  12. wow, that'w make me cry also
    nice story

    BalasHapus
  13. Sadisnya ni crita! Terharu bacanya...

    BalasHapus
  14. sedih buanget mau nangis tapi bagus lagipun disini ada banyak kesalahan

    BalasHapus
  15. keren banget... Ikutan sedih bacanya.. keren!!

    BalasHapus
  16. trenza yuanita8 April 2011 23.09

    ending.a bguz bget.
    smpe gw nangis..

    BalasHapus
  17. gue terharu banget sama cerita ini...sampe-sampe temen gue
    nangis denger crita ini...

    BalasHapus
  18. annisa amalia10 April 2011 03.19

    so sweet bgt,ending critanya sungguh menyrdihkan..jadi nangis deh..

    BalasHapus
  19. ceritanya ga kacangan. nicely done

    BalasHapus
  20. tuhaaaan! ini yang bikin jago bgt.. ampe nangis baca nyaa, aaaaaaaaa :'(

    BalasHapus
  21. CERITAX SNGAT MENYENTUH HATI ......
    SMPAI NANGIS DLM HTI,,,,,,,,,
    Q SALUT SMA YG BWT CRITA NIE,SO'ALX CERITA NIE BGSSSSSSSS BGT

    SALAM "CENAT-CENUT"

    FROM : FVIRMA

    BalasHapus
  22. Rara Morgan Winata18 April 2011 05.13

    Wow!!! Good...good...good, but gak kbyang kk BismaQu nangis!!!

    BalasHapus
  23. critanya sedih banget! ;'(

    BalasHapus
  24. aduuuh nih cerita bikin banjir air mata satu kampunh T_T....jdi pengen kya tuh cewek,putri..tpi penyakitnya ga ^_^...cma mw di sukain ma bisma aja

    BalasHapus
  25. nonanez winata KIWPATM23 April 2011 23.08

    sedih tapi bgus... salut deh, bwt sm*shblast... jempollllll...

    BalasHapus
  26. aaaaa..krn bgt crt ny..ggu smpe nngis bca ny...seluruh jmpol didunia ni klo bs ggu ksih smua ke pnulis...
    krn bgt

    BalasHapus
  27. wauw bikin sedih bngt deh,pingin nangis. salut deh bwt yg bikin nih cepen. gw kasih 2 jempol.

    BalasHapus
  28. ceritanya sedih bgt dan bagus juga... tp byk kesalahan penulisan.. hha

    BalasHapus
  29. demi apapun ini keren banget so sweet gue hampir mau nangis! :'D

    BalasHapus
  30. dari semua cerpen yang gue baca sumpah, ini yang paling keren

    BalasHapus
  31. huweee
    nangis dah gue
    TT

    BalasHapus
  32. AWWW,SUMPAH gua nangis nih ..
    banyak kesalahan tulisan tapi .. noporob lah untuk cerita yg KEREN

    -BRIZKA LAURENSIA-

    BalasHapus
  33. bgusss bggt!gw mw bgt dicintai bisma sampai kya gttuu....tpi penyakitnya ga deh makasih!salam terharu ya dri gw bwt yg buat cerpen!!

    BalasHapus
  34. vani Bismaniac18 Mei 2011 06.46

    ceritanya begitu sangat mengharukan
    dan menyedihkan..
    tp cerpen ini bguz bgt dan patut untuk dibaca..

    BalasHapus
  35. uuuu so sweet,endingnya bikin aku merinding dan nangis :'(

    BalasHapus
  36. nangissss :'( ceritanya kerenn!! 10 thumbs up buat yg bikin!! :)

    BalasHapus
  37. cerpen terbagus. salut :D.

    BalasHapus
  38. Thatha_Thiedtha30 Mei 2011 02.15

    Hemmbh Jadhee sedih Baca cerita nie,,
    Maw nya dhunkz pha crita nie ntuch benrand,,
    moga adjha ghug,,
    Jadhee pengend Nangiss agkku,,

    BalasHapus
  39. can never feel bored reading this story. graaahhhh... well done

    BalasHapus
  40. cerpennya bagus bgt... mengharukan...
    jadinya baca sma berlinangan air mata nih....
    hiks..hiks..hiks..

    BalasHapus
  41. sukses bikin aku nyesek pas baca cerita ini...

    BalasHapus
  42. huhuhu :'( kenapa ceritax harus gini?

    tpi tetap bgus koq!!

    BalasHapus
  43. wow . . .ini cerpen pling kren yg pernah ak bca . .salut bgt bwad yg nulis ni crta
    good job . .

    BalasHapus
  44. beneran bacanya sampe mau nangis beneran,, nggak kebayang kalo bisma nangis sambil baca surat.. good job deh buat penulisnya!

    BalasHapus
  45. hufftt ...

    ceritanya menyentuh hati
    pertamanya seneng seneng
    terakhirnya gw baca sambil ngangis

    BalasHapus
  46. aq bacanya sampai terharubangget reza aq sukabangget sama kamu i hart you reza

    BalasHapus
  47. aq tania dari surabaya aq suka bangget sama bisma smash aq bacanya juga sambil terharu

    BalasHapus
  48. Tiffany SM*SH FOREVEr14 Juli 2011 04.03

    bgusss bggt!gw mw bgt dicintai bisma sampai kya gttuu....tpi penyakitnya ga deh makasih!salam terharu ya dri gw bwt yg buat cerpen!!

    BalasHapus
  49. ooowww,, so sweet bgt
    nyampe mau nangis bacanya, but.. gg bisa bayangin mamang ima nangis kayak gmn?? salut deh buat yg bikin cerita, amazing bgt :)




    from : angel k.

    BalasHapus
  50. cerpennya bagus banget,terharu jadi bacanya...

    BalasHapus
  51. yg bikin cerpen cerdas bgt,bisa bikin gw mw nangis aja...


    dyla

    BalasHapus
  52. mutiarakarismaprasetya8 Agustus 2011 07.55

    huaa,hiks hiks..
    sedih deh bacanya :(
    ceritanya bagus,good job deh buat yang nulis :)

    BalasHapus
  53. cerpenx bagus bngt beneran g boong gue abis baca ni cerpen langsung nangis ampe dada gue nyesek :'( buat yg bikin cerpen ini i like it

    BalasHapus
  54. terharu bgt endingnya bikin gw nangis,,..

    BalasHapus
  55. Keren :D 4 jempol buat cerpen ini, gak bisa ketebak endingnya bakalan kayak gini :))

    BalasHapus
  56. wow!cerpennya bagus bgt...CENAT CENUT nih bacanyaaa

    BalasHapus
  57. Cerita lo paling bagus 2 jempol deh buat lo

    BalasHapus
  58. gue sedikit nagus,tapi ni verita bagus jg..

    BalasHapus
  59. bagus banget ni cerita,bikin nangis...
    kreatif banget yg nuliss

    BalasHapus
  60. barusan ada cerpen iank membuat gwe jadi nangis ...
    ;( ..

    BalasHapus
  61. kren bgt ceritanya ...
    gw terharu baca niI cerita..

    bwt penulisnya, gw salut ma loe

    BalasHapus
  62. iiihhh... aku nangis tw bacanya.... gak kebayang mukanya mamang teh' kayak apa kalo si mamang lg nangis... salut deh bwt ka2... alus euy...
    ending nya sampe segitunya... jadi nangis deh akunya.... tapi tetap bagus kok...
    selamat ya ka...
    pasti gak bakal gentayangan tuh, dincintai, di khawatirin, di nangisin, di bahagiain, di sayangin, di sukain oleh seorang bisma karisma dengan segenap hati..... uhhh so sweeeet.......




    I LIKE THIS.....
    bikin yg lebih bagus lg ya ka', insya allah aku baca...

    BalasHapus
  63. oh my god gimana jadinya ya kalo diliatin si mamang nangis.....

    duuuh gx tga banget gue....

    BalasHapus
  64. kereeeeeeeeen bangeeeeet , sedihhhhh bangeeet , gk tau bilang lg pokoknya bagus banget ceritanya :(

    BalasHapus
  65. bagus kak, tapi maaf. banyak kata" yang salah tuh... salah pengetikan dan huruf2nya kurang.
    tapi soal alur cerita nyambung lho kak! bagus!

    BalasHapus
  66. SMASH_BLAST BISMANIAC29 November 2011 02.16

    Huaaaaaaaaaaaaaaa!!!!

    BalasHapus
  67. Ceritanya bikin terharuuu..
    Sumpah! Baguss banget..
    :")

    BalasHapus
  68. terharu..
    baca ini sampe nangis..
    salut dech buat story-nya
    aku suka cerita ini
    mengharukan....!!!!!!

    BalasHapus
  69. bikin nangis ajj..... ceritanya bgs..... salut buat yg buatttt! udah lucu, mengharukan, kata2nya pas banget di mata... bakalan nggak bosen2 dehhh klw dibaca trs

    BalasHapus
  70. aduch...
    jadi terharu nich
    huhuhu...T_T

    BalasHapus
  71. Huaaaaa.... banjir air mata! Ga tahan! Hiks...

    BalasHapus
  72. So sweet! Ceritanya keren! aku nangis berat!

    BalasHapus
  73. Sofea Nadira18 Juli 2013 22.51

    Cuma satu kata yang bisa ngungkap perasaan gue buat cerpen ini "MENYENTUH"!!!

    BalasHapus

Respect n Comment: